Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Purbaya Larang Bea Cukai Sumbangkan Pakaian Bekas Hasil Sitaan ke Korban Banjir Sumatra

Dicky Prastya

Jum'at, 12 Desember 2025 | 19:02 WIB
Purbaya Larang Bea Cukai Sumbangkan Pakaian Bekas Hasil Sitaan ke Korban Banjir Sumatra
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers di Terminal Operasi 3 IPC TK, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/12/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Menteri Keuangan menolak usulan Bea Cukai menyumbangkan pakaian bekas sitaan kepada korban bencana banjir Sumatra.
  • Usulan tersebut datang dari Direktur Komunikasi Bea Cukai; Menteri memilih membeli barang baru untuk donasi.
  • Alasan penolakan adalah karena barang sitaan tersebut merupakan barang impor ilegal meskipun kondisinya baru.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak usulan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) untuk menyumbangkan pakaian bekas ilegal hasil sitaan ke korban bencana banjir Sumatra.

Usulan ini bermula dari Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto. Ia tak menampik peluang mengirimkan hasil sitaan impor bal pakaian bekas (balpres) ke korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

"Ada opsi, coba nanti kita tergantung Pemerintah mau arahkan ke mana. Setelah menjadi milik negara, itu terserah Pemerintah," katanya pada Kamis (11/12/2025) lalu.

Mendengar usulan itu, Purbaya sempat mengkonfirmasi ulang ke Direktur Jenderal Bea Cukai, Djaka Budhi Utama yang ada di dekatnya. Ia mengaku kalau itu baru sekadar opsi.

"Kalau memungkinkan dan diizinkan, selama ini kan aturannya belum memungkinkan untuk dikirim," ucap Djaka saat ditemui di Terminal Operasi 3 IPC TPK, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Purbaya lalu menegaskan kalau usulan itu tidak akan dilakukan. Apabila Pemerintah ingin menyumbang, maka dirinya lebih memilih untuk membeli barang baru alih-alih hasil sitaan Bea Cukai.

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (26/9/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]
Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (26/9/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]

"Kalau saya suruh sumbang, saya beli barang baru, saya kirim ke sana," timpal Purbaya.

Meskipun pakaian bekas sitaan itu adalah produk baru, ia tetap melarang Bea Cukai mengirim ke korban bencana Sumatra. Alasannya, itu adalah barang ilegal.

"(Walaupun barang bekas baru?) Biar saja, itu kan ilegal. Paling enggak secara formal enggak ada kebijakan ke arah sana. Even dari Presiden pun saya pernah diskusi, dia bilang jangan dulu, kecuali berubah. Sampai sekarang belum ada," tegasnya lagi.

Purbaya juga sempat menegur Nirwala yang ada di lokasi untuk melarang usulan tersebut. Ia menilai lebih baik jika Pemerintah membeli barang-barang dalam negeri buatan UMKM untuk dikirim ke korban bencana.

"Bagaimana ini? Enak saja lu ngomong. Ah menterinya gue, dia (Nirwala) bukan menteri. Jangan sampai nanti gara-gara itu banyak lagi balpres karena alasan kan bagus buat itu bencana. Lebih baik kita beli barang-barang dalam negeri, produk UMKM, dikirim ke bencana yang baru," papar dia.

"Saya lebih baik ngeluarin uang di situ dibanding pakai barang-barang balpres itu (disumbang ke korban bencana," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Sewot Teknologi AI Bea Cukai Dibandingkan dengan Milik Kemenkes: Tersinggung Gue!

Purbaya Sewot Teknologi AI Bea Cukai Dibandingkan dengan Milik Kemenkes: Tersinggung Gue!

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 18:37 WIB

Purbaya Butuh Rp 45 Miliar buat Investasi Teknologi AI di Pelabuhan

Purbaya Butuh Rp 45 Miliar buat Investasi Teknologi AI di Pelabuhan

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 18:24 WIB

Menteri Purbaya Sindir Kinerja Bea Cukai: Orangnya Pintar-pintar, Tinggal Digebukin Aja

Menteri Purbaya Sindir Kinerja Bea Cukai: Orangnya Pintar-pintar, Tinggal Digebukin Aja

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 18:04 WIB

Purbaya Resmikan 3 Teknologi AI Canggih di Pelabuhan, Biar Kerja Bea Cukai Tak Lagi Lambat

Purbaya Resmikan 3 Teknologi AI Canggih di Pelabuhan, Biar Kerja Bea Cukai Tak Lagi Lambat

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:48 WIB

18 Hari Mengungsi, Korban Banjir Pidie Jaya Butuh Tenda untuk Kembali ke Kampung Halaman

18 Hari Mengungsi, Korban Banjir Pidie Jaya Butuh Tenda untuk Kembali ke Kampung Halaman

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:11 WIB

Prabowo Pastikan Anggaran Huntara dan Huntap Korban Bencana Sumatra Cair, Tapi...

Prabowo Pastikan Anggaran Huntara dan Huntap Korban Bencana Sumatra Cair, Tapi...

News | Jum'at, 12 Desember 2025 | 14:34 WIB

Terkini

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Jebloknya Rupiah Jadi Sorotan Media Asing, Sebut Mata Uang Paling Buruk

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:55 WIB

Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500

Investor Waspada! IHSG Bisa Menuju ke Level 5.500

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:45 WIB

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Purbaya Sebut Rumor Downgrade Rating Indonesia Picu Kepanikan Pasar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:39 WIB

Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi

Rupiah Jebol Rp18.000, Dunia Usaha Kian Tercekik Biaya Produksi

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:21 WIB

Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar

Wujud Swasembada Energi, Komisaris Pertamina Apresiasi Program TJSL Uma Palak Lestari di Denpasar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:28 WIB

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:15 WIB

Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus

Komitmen Pengurangan Emisi, BTN Perluas Program Bayar Angsuraanmu dengan Sampahmu hingga ke Kudus

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:14 WIB

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:06 WIB

Kabar Baik untuk Emak-Emak! Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Kabar Baik untuk Emak-Emak! Harga Cabai dan Bawang Merah Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Resmi Masuk Jurang ke Level Rp18.010 per Dolar AS, Pasar Menanti Langkah Bank Indonesia

Rupiah Resmi Masuk Jurang ke Level Rp18.010 per Dolar AS, Pasar Menanti Langkah Bank Indonesia

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:46 WIB

© 2026 suara.com - All Rights Reserved.